Welcome to My Blog

Mahasiswa Universitas Gunadarma yang suka dengan game online

Sabtu, 17 Juni 2017

TUGAS 3 PENGANTAR TEKNOLOGI GAME PENULISAN 3

Nama : Merdeka Putra

NPM : 56414592

Kelas : 3IA22

Mata Kuliah : PENGANTAR TEKNOLOGI GAME

Dosen : Rifki Amalia

Tugas ke 3 : Strategi Pada Payoff Pada Setiap Game (PENULISAN 3)

STRATEGI PADA PAYOFF PADA SETIAP GAME 

   Payoff adalah sebuah bilangan yang merepresentasikan derajat hasil (utilitas) yang diinginkan oleh pemain ybs. Semakin besar nilai payoff, semakin menguntungkan bagi pemain. Dalam sebuah game, payoff dapat direpresentasikan dalam bentuk matriks payoff. 
  • game non-zero-sum dengan 2 pemain, payoff direpresentasikan dalam bentuk bimatriks.
  • game zero-sum dengan 2 pemain, payoff dapat direpresentasikan dalam bentuk matriks dan bimatriks

Sumber :



TUGAS 3 PENGANTAR TEKNOLOGI GAME PENULISAN 2

Nama : Merdeka Putra

NPM : 56414592 

Kelas : 3IA22

Mata Kuliah : PENGANTAR TEKNOLOGI GAME

Dosen : Rifki Amalia

Tugas ke 3 : Pengertian Rule Of The Game(PENULISAN 2)


RULE OF THE GAME

    Rule Of The Game merupakan instruksi/arahan/peraturan dari sebuah permainan, Dalam rule of the game terdapat 4 elemen dasar yaitu : Pemain, Tindakan , Payoff dan Informasi.


Sumber :

http://www.catatanfadil.com/2014/03/teori-game.html

TUGAS 3 PENGANTAR TEKNOLOGI GAME PENULISAN 1

Nama : Merdeka Putra

NPM : 56414592 

Kelas : 3IA22

Mata Kuliah : PENGANTAR TEKNOLOGI GAME

Dosen : Rifki Amalia

Tugas ke 3 : Cara Memodelkan Game Secara Matematis Dan Sistematis Dengan Elemen Dasar
                      Pemain, Tindakan, Payoff, Informasi. (PENULISAN 1)



CARA MEMODELKAN GAME SECARA MATEMATIS DAN SISTEMTIS DENGAN ELEMEN DASAR PEMAIN, TINDAKAN, PAYOFF DAN INFORMASI

   Agar game dapat dimodelkan secara matematis dan sistematis, diperlukan 4 elemen dasar dari sebuah game:

1. Pemain
2. Tindakan
3. Payoff
4. Informasi

Keempat elemen itu disebut juga Rules of The Game.

    Para pemain berusaha memaksimalkan payoff mereka, dengan cara memilih strategi yang tepat berdasarkan informasi yang mereka miliki. Keadaan di mana setiap pemain telah menentukan strategi yang optimal disebut kesetimbangan (equilibrium). Dengan mengetahui kesetimbangan dari suatu game, pemodel dapat mengetahui tindakan/strategi apa yang dipilih oleh para pemain yang terlibat, dan juga outcome dari game tersebut.

Asumsi-asumsi dasar:
  1. Setiap pemain memiliki strategi yang berhingga banyaknya (finite), dan mungkin berbeda dengan pemain lainnya.
  2. Setiap pemain bersikap rasional yaitu berusaha memilih strategi yang memberikan hasil paling optimal bagi dirinya, berdasarkan payoff dan jenis game yang dimainkan.


Rabu, 19 April 2017

TUGAS 2 PENGANTAR TEKNOLOGI GAME PENULISAN 3

Nama : Merdeka Putra

NPM : 56414592 

Kelas : 3IA22

Mata Kuliah : PENGANTAR TEKNOLOGI GAME

Dosen : Rifki Amalia

Tugas ke 2 : Game Berjaringan (PENULISAN 3)

GAME BERJARINGAN

Dalam pembahasan game berjaringan terdapat dua kata yaitu GAME dan JARINGAN dimana memiliki pengertian yang berbeda dalam penulisan kali ini akan membahas tentang Game Berjaringan satu per satu akan saya bahas sedikit banyak untuk memahami penulisan kali ini.

bahasan pertama adalah game, apa itu game? Game merupakan permainan yang menggunakan media elektronik, merupakan sebuah hiburan berbentuk multimedia yang di buat semenarik mungkin agar pemain bisa mendapatkan sesuatu sehingga adanya kepuasaan batin dari psikologis seseorang.

dalam game terdapat objek berupa dua dimensi hingga tiga dimensi, selain itu dalam game kita ketahui ada AI yang berfungsi sebagai alur jalan lawan (komputer) untuk melawan apa yang kita (user) input atau jalankan.

untuk jenis game terdapat banyak jenisnya.. seperti game strategi, RPG, FPS, hingga game action. semua jenis game sering kita jumpai sebagai media hiburan. akan tetapi belakangan ini banyak berkembang game yang dibuat adpat membuat kita (user) membuat kita ketagihan yang mengakibatkan lupa waktu.

selanjutnya masuk dalam pembahasan jaringan,apa si jaringan itu?pengertian umumnya adalah kumpulan sistem yang terdiri dari beberapa perangkat yang saling terhubung untuk mendapatkan hasil tujuan yang sama. dapat dikatakan si perangkat-perangkat ini dihubungkan agar dapat terkoneksi satu sama lain.

jaringan dapat berupa sambungan yang terhubung ke dunia luas dengan koneksi internet, dan ada juga jenis jaringan offline dimana kita hanya dapat terkoneksi antar perangkat dengan sistem lokal area. jadi, saat dimana ada suatu perangkat terhubung dengan perangkat lain kita dapat katakan disana terdapat jaringan, entah itu online atau offlne.

Dari bahasan pengertian dari GAME dan JARINGAN, dapat dikatakan bahwa Game Berjaringan adalah suatu permainan dengan media elektronik yang dimainkan dengan cara terhubung dengan user lain dengan memanfaatkan sebuah alat penghubung jaringan agar dapat bermain game secara bersamaan dengan user lain yang berbeda tempat, waktu, hingga kondisi dengan bantuan jaringan yang dapat menghubungkan atau mengkoneksikan antar perangkat, entah itu device komputer atau perangkat lain untuk dapat bermain game.

banyak contoh dari Game Berjaringan. contoh dari Game Berjaringan adalah Dota. game atau permainan Dota pada PC ini cara mainnya adalah dengan kita terhubung antar perangkat yang menggunakan alat perantara seperti router atau yang lainnya yang dapat menguhubungkan sebuah jaringan, bahkan kita dapat bermain secara lokal atau offline bersama teman-teman dengan memanfaatkan jaringan.

contoh lain dari Game Berjaringan adalah CSGO (Counter Strke Global Offensive) dimana game ini dapat kita mainkan bukan hanya bermain sendiri, tapi bahkan dapat kita mainkan beramai ramai
dengan teman-teman via jaringan lokal hingga online yang beda lokasi negara ataupun benua yang baermain secara realtime bersamaan.

Dalam Game Berjaringan ini kita pasti akan akrab dengan yang namanya PING.ping ini berperan dalam masalah real time atau ketepatan waktu pergerakan game dengan perangkat lain. semakin besar ping maka semakin buruk, dan semakin kecil ping maka akan semakin baik dalam bermain Game Berjaringan ini.  jadi, bila ping besar maka pergerakan game akan tidak sinkron dengan gerakan game lain. jadi disarankan bila bermain Game Berjaringan kita disarankan untuk menggunakan jaringan via kabel, karena bila kita gunakan jaringan via wireless maka akan banyak noise frekuensi yang dapat merusak sinyal ping keselarasan pergerakan game. dengan demikian kita dapat simpulkan bahwa untuk bermain Game yang Berjaringan unutk memakai internet atau jaringan via kabel agar lebih stabil.




Sumber :
https://ouroddworld.wordpress.com/2015/04/22/game-berjaringan/

TUGAS 2 PENGANTAR TEKNOLOGI GAME PENULISAN 2

Nama : Merdeka Putra

NPM : 56414592 

Kelas : 3IA22

Mata Kuliah : PENGANTAR TEKNOLOGI GAME

Dosen : Rifki Amalia

Tugas ke 2 : User Interface Pada Game Lord Of Arcana (PENULISAN 2)

User interface berarti tampilan antar muka pengguna. Jika didefinisikan secara sederhana User interface adalah penghubung atau mediator antar komputer dan manusia atau user komputer itu agar hubungan antara perangkat komputer dengan user bisa terjalin. User interface sangat berperan penting dalam dunia komputer karena dengan adanya user interface maka kemudahan user dalam mengoprasikan suatu perangkat komputer menjadi lebih mudah.

Lord of Arcana adalah sebuah game action yang mengambil setting di dunia Horodyn, di mana kita sebagai salah seorang Slayer, dengan tujuan mendapatkan ancient stone yang bernama “Arcana”. Sebuah cerita yang cukup ‘standard’ untuk sebuah game yang dirilis oleh Square Enix. Tetapi daya tarik utama dari game ini bukanlah ceritanya, melainkan gameplay dan fitur crafting seperti yang terdapat di Monster Hunter. Dari aspek suara, game ini tidak memiliki banyak hal yang patut dibanggakan. Selain soundtrack yang cukup standard untuk game RPG, sound effect pun terkesan datar. Tidak ada kesan ‘rush’ pada saat battle.

Saat pertama kita memulai game, kita akan dihadapkan pada tampilan pembuatan karakter. Pembuatan untuk muka karakter lumayan terbatas, tidak banyak yang bisa dirubah, dan pilihan kustomisasi cukup sedikit. Tentu saja, kustomisasi untuk armor dan weapon adalah bintang utama dari game ini. Hanya ada 5 macam senjata di game ini: 1H Sword, Mace, 2H Sword, Axe dan Spear (yang bertingkah laku seperti gunlance).

Tampilan grafis di Lord of Arcana cenderung agak kasar, tapi “not bad”. Tampilan dungeon juga terkesan biasa, berikut dengan ‘harvest point’ yang hanya berupa cahaya berbentuk silinder. Detail pemain cukup baik dan animasi karakter terlihat cukup halus, meskipun ada beberapa yang kurang cocok. Karakter kita juga tidak memiliki ekspresi muka. Pertarungan terlihat penuh darah, dengan berbagai cipratan warna merah di layar.

Sebuah Desain Interface/antarmuka pada suatu Game mempengaruhi kenyamanan dan sejauh mana user/pengguna meminati Game tersebut. Untuk itu kali ini saya akan membahas beberapa hal yang berhubungan dengan Desain Interface pada game Lord of Arcana. Adapun beberapa elemen user interface pada game ini :

A. Meta



Representasi bisa eksis dalam dunia game, namun tidak selalu divisualisasikan spasial untuk pemain, ini adalah representasi meta. Contoh yang paling jelas adalah efek ditampilkan di layar, seperti percikan darah pada kamera untuk menunjukkan kerusakan.

B. Diegetic


Desain antarmuka yang termasuk dalam permainan game yaitu yang dapat dilihat dan didengar oleh karakter dalam permainan. Yang dimaksudkan pada antarmuka diagetic ini segala sesuatu yang terlihat terkecuali elemen-elemen non-diegetic seperti HUD, Kursor mouse, Informasi dari Komputer, dan lain-lain.

UI Diegetik dalam game ini yaitu ketika jika di tekan tombol L1 pada joystick maka tokoh dalam game ini akan memukul musuh pada game tersebut, dan sudut pandang dari game ini seperti sudut pandang orang pada umumnya namun pandanganya terletak di belakang tokoh game tersebut.

C. Spatial



Spatial UI elemen digunakan ketika ada kebutuhan untuk memecahkan cerita dalam rangka untuk memberikan informasi lebih kepada pemain dari karakte. Mereka masih duduk dalam geometri lingkungan permainan untuk membantu membenamkan pemain dan mencegah mereka dari keharusan untuk menghancurkan pengalaman dengan melompat ke layar menu. Semakin dekat ini mengikuti aturan fiksi permainan semakin mereka dapat membantu membenamkan pemain.

D. Non-Diegetic


Desain Antarmuka yang diberikan sebagai tambahan di luar dunia game itu sendiri, hanya terlihat dan terdengar ke pemain di dunia nyata. Sehingga seakan-akan karakter dalam dunia game tidak melihatnya Contoh: Elemen HUD, kursor mouse, mini map, skills, dan lain-lainda-game.html


Sumber :
http://eka-devits.blogspot.co.id/2013/08/user-interface-pada-game-lord-of-arcana.html